Mei 21, 2009

CREATIVE THINKING


Newton, misalnya, menemukan gaya gravitasi bukan ketika duduk di sebuah bangku, memegang pena dan buku tebal sembari berpikir keras, ”Adakah gaya yang sangat berpengaruh dalam kehidupan ini?”. Itu diperolehnya ketika duduk di bawah pohon!


Beberapa orang beranggapan berpikir kreatif berarti berpikir lain dari yang lain, orang yang agak aneh dalam menggunakan pikirannya, atau berpikir keluar dari kebiasaan (think out of the box). Apakah ini cara berpikir kreatif? Mungkinkah kita mengubah diri kita lebih kreatif? Jika ya, bagaimana caranya?

Beberapa sifat orang berfikir kreatif:
• lebih mampu melihat masalah nyata yang hadir sebagai suatu situasi.
• tak mengambil suatu keputusan segera dan mempunyai toleransi secara tidak tentu.
• berhasrat melakukan hal yang original dan tak menyukai konformitas sosial.
• lebih senang mengkritik dirinya sendiri.
• bekerja sangat keras.
• cenderung mempunyai pengetahuan yang luas mengenai bidang kerja mereka.

Dalam bukunya Adaptive Mind, Nairne (2006) menambahkan, dunia ini penuh dengan orang yang pandai dalam pendidikan, atau pandai mengerjakan tugas, tetapi sedikit orang yang berpikir di luar kerangka berfikir mereka.

Mari kita lihat kata kunci terkait kreatif atau orang kreatif, yaitu:
• orang kreatif memiliki pola pikir yang tidak biasa
• memiliki cara berpikir yang tidak ada duanya
• mampu menemukan penyelesaian masalah dengan caranya sendiri yang original
• orang unik
• pekerja keras yang cerdas
• tidak mau ikut-ikutan
• mempunyai pengetahuan yang luas
• mengambil keputusan dengan tepat
• bertoleransi tidak selalu tepat waktu
• berpikir dapat menerapkan apa yang mereka pernah pelajari

Bagaimana Proses Berpikir Kreatif?
Berlatih merupakan kunci sukses untuk menjadi kreatif. Sebagian besar tidak kreatif lantaran tak tahu cara mengelola diri menjadi kreatif, karena tidak pernah belajar atau tidak pernah belajar mengkreatifkan pikiran mereka.

Berpikir divergen (melebar/bercabang) merupakan kemampuan berpikir
hal yang baru (tidak biasa) pada situasi tertentu. Guilford menangkap
ide ini dalam Unusual Uses Test-nya, seseorang diminta mengusulkan cara
baru (tidak biasa) terhadap objek sehari-hari seperti batu bata dan
pensil. Atau memberikan kelompok kata atau objek gambar yang tidak berkaitan.

Kemudian peserta menjabarkan sebanyak mungkin hubungan yang dapat dibentuk dari kata-kata atau objek-objek tersebut. Coba pikirkan kata keempat yang berkaitan dan seterusnya dari: makanan, kiper, panas, sebutkan 100 fungsi sebuah penjepit kertas!

Beda Anatomi Otak Orang Kreatif
Apa perbedaan otak antara seorang kreatif dan yang normal? Beberapa analisis awal menyatakan, otak orang yang berpikir kreatif lebih besar, namun hal ini tidak terbukti dengan ditemukannya perbedaan berat otak antar orang-orang berpikir kreatif.

Pengkajian terkini menjelaskan mengenai otak Albert Einstein yang menunjukkan bahwa terdapat suatu daerah dari bagian kanan lobus pariental yang bekerja untuk imajinasi dan matematika lebih besar 15%.

Lekukan yang mencegah interkoneksi antara daerah otak yang berdekatan telah hilang pada otak Einstein. Beberapa penemuan ini memberikan kesimpulan bahwa hemisphere (belahan otak) bagian kanan mempunyai asosiasi khusus dengan kreativitas.

Perbedaan struktur otak antar orang yang berpikir kreatif dengan orang yang normal memberikan kenyataan bahwa memang mereka berbeda.

Mau Lebih Kreatif?
Guna meningkatkan kreativitas kita, perlu kiranya kita tingkatkan energi kreativitas. Kebanyakan rintangan pada aspek internal. Ketika seseorang memiliki tujuan hidup yang hanya mengarah pada kepentingan pribadi, maka semua energi mentalnya dikerahkan ke satu titik yaitu pribadinya, sehingga energi mental tak mampu digunakan untuk mempelajari hal–hal lain di luar diri.

Sulit mengharapkan diri kita menjadi kreatif jika kita masih kelaparan, kedinginan, kepanasan karena energi mental kita pasti terkuras untuk mengatasi kekurangan tersebut. Begitu pun ketika kita terlalu kaya, energi mental kita tidak mampu diarahkan untuk mempelajari hal-hal selain mencari uang.

Orang dewasa yang ingin menjadi kreatif, berupaya tak kehilangan rasa ketertarikan dengan hal yang baru.

Berikut beberapa tips :
1. Berusahalah untuk menjadi surprise / terkesan terhadap sesuatu setiap hari Mulailah untuk menikmati apa yang kita baca, kita rasa, kita dengar, kita sentuh, dan temukan keistimewaan, keunikan, atau surprise dari setiap objek tersebut. Temukan hal yang menarik dari obrolan, pekerjaan, dengan cara membuka hati mendengarkan apa yang dikatakan dunia setiap harinya.

2. Berusahalah untuk menjadi surprise paling sedikit terhadap satu orang setiap hari Mulailah menanyakan hal-hal yang tak pernah kita tanyakan, atau hal-hal yang kurang pantas ditanyakan kepada teman kita. Ekspresikan pendapat kita mengenai hal-hal yang biasanya tidak dibicarakan. Ajaklah teman-teman mengunjugi tempat baru, seperti museum, bioskop, acara pertunjukkan. Energi mental yang tersembunyi dalam rutinitas yang nyaman perlu kita optimalkan dengan terus mencari hal yang baru yang belum kita ketahui.

3. Tulislah sesuatu yang membuat kita surprise dan bagaimana kita membuat surprise bagi yang lain setiap hari Kebanyakan orang-orang kreatif membuat catatan harian penting guna menyimpan ‘temuan-temuan’ ide. Mulailah menyediakan di malam hari sebelum tidur, catat segala hal menarik hari ini ke dalam buku khusus. Beberapa hari kemudian, baca catatan itu, temukan hal-hal yang menyenangkan dan menarik, dan pasti Anda dapat menemukan nilai yang berharga bagi kehidupan Anda.

4. Jika sesuatu memberikan kesan menarik, maka ikutilah. Melihat bunga indah di tepi jalan, mendengar senandung lagu, atau tangisan anak, kita cenderung mengabaikannya dan berkata, “Ini bukan urusan ku.” Semua yang ada di bumi ini sesungguhnya menjadi urusan kita, tanpa kita pernah tahu bagian mana ini yang cocok dengan potensi kita, karena itu kita perlu serius belajar berbagai aspek sebanyak mungkin. Jadi ketika ada sesuatu yang menarik perhatian kita, perhatikanlah, amatilah. TG

Frengky, M.A
Education Director
Goodwill Education & Training
lembaga pendidikan dan pelatihan luar sekolah
Email: frengky.goodwill@gmail.com

*)Tulisan ini diterbitkan pada Teachers Guide Edisi No. 8 Vol III/2009. Dapatkan hard copy di toko-toko Gramedia dan Gunung Agung sekitar Anda. Atau hubungi bagian berlangganan Hp/SMS ke 0856 8040 385.

Tidak ada komentar: